Palu, 29 Agustus 2026 — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan Membatik Ecoprint selama dua hari, yakni pada 28–29 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterampilan dan kreativitas masyarakat melalui pemanfaatan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan.
Kegiatan pelatihan dibuka secara langsung oleh Asharrini Mastura selaku Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu. Pelatihan diikuti oleh sebanyak 33 peserta pemula yang mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik secara langsung mengenai teknik membatik ecoprint.
Dalam kegiatan tersebut, peserta didampingi oleh Drs. Syamsul Saifudin, M.M. dan Fitriyanti Assah selaku narasumber. Keduanya memberikan materi dan pendampingan kepada peserta mulai dari pengenalan teknik ecoprint, pemilihan bahan alami, penataan daun dan bunga, proses pewarnaan, hingga tahapan akhir untuk menghasilkan karya ecoprint pada kain.
Selama pelatihan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik. Dengan memanfaatkan berbagai bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar, peserta dapat menghasilkan motif yang unik dan beragam. Setiap helai daun dan bunga memberikan bentuk serta warna yang berbeda pada kain sehingga menghasilkan karya yang memiliki karakter tersendiri.
Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat memiliki keterampilan baru dan mampu menghasilkan karya kreatif, sekaligus dapat melihat peluang ekonomi dari kerajinan berbasis lingkungan. Membatik ecoprint dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk kerajinan yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga nilai ekonomi.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan dapat terus mengembangkan keterampilan yang telah diperoleh dan mengaplikasikannya secara mandiri. Pelatihan membatik ecoprint juga diharapkan dapat dikembangkan melalui kegiatan lanjutan sehingga keterampilan masyarakat dapat diterapkan secara berkelanjutan dan membuka peluang bagi pengembangan usaha kreatif berbasis lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Pelatihan ditutup dengan melihat dan mengapresiasi hasil karya ecoprint yang telah dibuat oleh para peserta.
Hasil karya tersebut menjadi bukti kreativitas dan keterampilan peserta sekaligus menjadi langkah awal dalam mengembangkan produk kerajinan lokal yang unik, bernilai ekonomi, dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat terus dikembangkan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam meningkatkan kreativitas maupun dalam menciptakan peluang ekonomi baru melalui kerajinan ramah lingkungan.
Berikan Komentar